My Life = My Adventure

Sharing all about my life, my adventure, my collection, and whatever I wanna write

  • C a l e n d a r

    September 2008
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Categories

  • Archives

  • Post A Day 2011

  • Sponsor

    Free Domain
  • dewy_azura

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Oh NO!!! Pacarku Ember…

Posted by Zura on September 8, 2008


Kenali Tipe Si Ember

Pacar ”ember”, alias hobi membeberkan hal-hal tentang hubungan kita, memang menyebalkan. Bayangin saja, kisah yang seharusnya eksklusif milik kita berdua malah jadi diketahui khalayak ramai. Apalagi kalau ada kisah yang dilebih-lebihkan atau nggak benar yang tersebar ke orang lain. Kalau pacar bersikap seperti itu, otomatis hubungan kita juga jadi terganggu. Tapi sebelum bertindak lebih jauh, kita kenali dulu yuk tipe ke-”ember”-an pacar kita:

1. Tipe curhat.com

– Pacar kita adalah orang yang suka berbagi cerita ke sahabatnya
– Paling nggak tahan kalau harus menyimpan perasaannya sendiri, tanpa di-share ke orang lain
– Gemar minta saran dan pendapat dari sobatnya
– Curhatan-nya benar (nggak mengada-ada) dan penuh detail

2. Tipe Mr. Press Conference

– Suka menjadi pusat perhatian dan memiliki banyak teman
– Bangga punya pacar seperti kita
– Butuh banyak dukungan dari orang sekitar
– Suka bercerita dan membagi pengalaman

3. Tipe Pembual Sejati

– Ingin dikenal dan dianggap hebat
– Banyak ceritanya yang berlebihan atau bahkan mengada-ada
– Inti isi ceritanya selalu “meninggikan” dirinya atau membuat dirinya terlihat hebat
– Ceritanya bisa merugikan atau merusak image kita

Harus Gimana dengan Si Ember Bocor?

1. Bersedia Menampung
Kalau dilihat-lihat, pacar kita ini memang butuh tempat buat berbagi. Itulah sebabnya mengapa dia curhat dan mengadakan “konferensi pers” di mana-mana. Makanya, kita harus lebih aktif menampung berbagai cerita yang ingin ia bagi. Coba deh jadi pacar multifungsi yang bisa jadi sahabat, kotak curhat, dan teman seru untuk bertukar cerita.
Kita juga bisa memberi saran kepadanya tentang alternatif penyaluran curhat. Misalnya, melalui blog atau bahkan mungkin bikin diary bareng. Eh, tapi jangan sampai isi diary ini ketahuan orang lain, ya. Kalau begitu sih, sama saja bohong, dong!

2. Tentukan Batas

Kalau hobi curhat cowok kita memang dinilai sudah mengganggu privacy, maka bicarakan saja langsung dengan dia. Yang perlu diingat, curhat itu sebenarnya bukan hal terlarang, lho. Coba deh kita ingat-ingat, terkadang kita juga suka curhat tentang pacar ke sahabat kan?
Solusinya, kita dan pacar bisa bersepakat menentukan do and donts, alias cerita apa saja yang boleh dan nggak boleh dibagi ke orang lain tentang hubungan kita. Kalau memang kita sudah mencoba untuk berdiskusi tapi dia masih “ember,” bahkan tambah menjadi, maka saatnya untuk buka mulut!

3. Giliran Kita untuk Buka Mulut

Ke-”ember”-an pacar sudah melewati batas maksimal toleransi, dan ia makin membual cerita yang nggak benar tentang kita? Ayo, buka mulut! Pergoki saat dia sedang melancarkan bualannya di depan teman-teman. Bertingkahlah cool sambil menatap matanya dengan berani ketika pacar kita melancarkan jurus-jurus ”ember”-nya. Dijamin, dia bakal kelabakan deh karena tertangkap basah membocorkan ”rahasia negara”. Tapi, kalau dia nggak kapok juga, berarti ini mungkin memang saatnya untuk mengakhiri hubungan. Ogah banget kan punya pacar yang jagonya cuma membual?
Disadur dari : Majalah Gadis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: